There is no any other place like

Sejarah Blockchain dan Crypto Asset Dari Awal Kemunculan

Admin

Awal munculnya sejarah blockchain sudah ada sejak tahun 90’an dan terus berkembang sampai sekarang. Blockchain adalah awal dari kemunculan crypto asset.

Blockchain merupakan sebuah teknologi yang sering disebut dengan DLT atau Distributed Ledger Technology. Sejarah blockchain cukup panjang dan terus berkembang sampai saat ini.

Untuk memahami blockchain analogi sederhana yang bisa digunakan yaitu Google Doc. Ketika Anda membuat dokumen di Gdoc maka setiap orang bisa mengaksesnya, baik menyalin, mentransfer, dan mengeditnya.

Hal ini menciptakan sebuah rantai distribusi dengan sistem terdesentralisasi yang membuat orang bisa mengakses dokumen itu di waktu yang sama. Tidak perlu menunggu persetujuan pihak lain, perubahan dokumen tercatat real time dan transparan.

Teknologi blockchain memang tidak sesederhana Gdoc, blockchain sangat rumit. Namun blockchain sama dengan Gdoc menggunakan 3 ide penting, yakni:

  1. Aset digital tidak disalin melainkan didistribusikan
  2. Aset memungkinkan untuk diakses secara real time
  3. Perubahannya sangat transparan sehingga menciptakan kepercayaan

Kemunculan teknologi blockchain ini tentu ada sejarahnya bukan? Di sini akan dijelaskan secara lengkap bagaimana sejarah terciptanya teknologi blockchain ini.

Sejarah Awal Kemunculan dan Perkembangan Blockchain Di Dunia

Sebelum blockchain wallet dikenal ada sejarah penemuannya yang cukup panjang. Sejarah penemuan blockchain ini berawal pada tahun 1991. Berikut ini adalah sejerah lengkap munculnya Blockchain.

Tahun 1991

Tahun 1991 adalah awal ide rangkaian block atau blockchain muncul. Pada saat itu W Scoot dan Stuart Haber menjelaskan karya pertama mereka mengenai rangkaian blok yang disebut blockchain yang terlindungi dengan kriptografi. W Scott dan Stuart Haber ingin menerapkan sebuah sistem supaya timestamp yang ada di dokumen tidak bisa dirusak maupun dimundurkan.

Tahun 1992

Penelitian mengenai rangkaian block tidak berhenti di tahun 1991. Pada tahun 1992 Stuart Haber bekerja dengan Bayer dan Stornetta memasukkan sebuah rancangan yang bernama Markle Tree.

Rancangan ini dibuat untuk meningkatkan efisiensi kemampuan mengumpulkan beberapa dokumen sekaligus dalam sebuah block.

Tahun 2008

Setelah bertahun-tahun dikembangkan pada tahun 2008 Satoshi Nakamoto mengkonseptualisasikan blockchain dalam komputer untuk pertama kalinya. Di tahun selanjutnya Nakamoto mengimplementasikannya menjadi bitcoin core.

Dalam bitcoin core ini blockchain difungsikan untuk buku besar yang mencatat semua transaksi dalam jaringan tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Nakamoto membuat bitcoin sebagai mata uang digital yang pertama kali.

Tahun 2014

Di tahun 2014 muncullah istilah blockchain 2.0 yang merujuk pada aplikasi berbasis data. Blockchain 2.0 ini digambarkan sebagai sebuah penerapan dari blockchain terhadap bahasa pemrograman komputer.

Dengan adanya blockchain 2.0 ini memungkinkan Anda untuk menulis kontrak yang cerdas dan lebih canggih. Anda bisa menciptakan faktur yang bisa membayar secara otomatis ketika pesanan datang.

Blockchain versi terbaru ini juga bisa berbagi sertifikat otomatis dan mengirimkan dividen langsung kepada pemiliknya. Adanya teknologi ini banyak keuntungan yang didapatkan.

Tahun 2016

Teknologi dari blockchain 2.0 ini dapat digunakan lebih dari sekedar melakukan transaksi mata uang. Dengan teknologi ini memungkinkan Anda untuk melindungi privasi dan masuk dalam ekonomi global.

Blockchain 2.0 ini memungkinkan semua masyarakat memonetisasi informasi miliki mereka sendiri. Menggunakan teknologi ini Anda bisa menyimpan ID secara digital beserta informasi pesonanya.

Di tahun 2016, untuk mengimplementasikan teknologi ini masih menggunakan mesin yang bernama oracle off chain. Mesin ini digunakan untuk mengakses data dari luar.

Di tahun ini teknologi blockchain semakin berkembang pesan. Banyak proyek pengembangan blockchain bermunculan di seluruh dunia, yaitu:

  1. NSD atau National Settlement Depository dari Rusia mengumumkan proyek percontohan platform NXT blockchain 2.0. Proyek ini mengeksplorasi mengenai penggunaan voting secara otomatis dengan blockchain.
  2. IBM membuka pusat penelitian untuk inovasi blockchain pada Juli 2016 di Singapura.
  3. World Economic Forum mengembangkan model pemerintahan dengan menggunakan blockchain pada November 2016.

Di tahun 2016 menurut Accenture, teori penerapan difusi inovasi pada blockchain sampai 13,5% untuk sektor keuangan. Tahun 2016 juga sebagai tahun berdirinya Global Blockchain Forum oleh Chamber of Digital Commerce.

Tahun 2018 - Sekarang

Tahun 2018 sampai sekarang teknologi blockchain semakin berkembang pesat. Gartner menemukan hanya 1% CIO saja mengadopsi teknologi blockchain dala organisasinya. Sedangkan 8% CIO masih melakukan perencanaan untuk menggunakan teknologi blockchain.

Keberadaan crypto asset tidak terlepas dari teknologi blockchain. Kemunculannya juga tidak jauh setelah teknologi blockchain muncul.

Sejarah mata uang kripto dimulai sejak tahun 2007 ketika dunia mengalami krisis keuangan. Pada saat itu banyak orang kehilangan kepercayaan terhadap sistem finansial yang berlaku.

Tahun 2008

Kemunculan mata uang kripto berawal dari bulan Oktober 2008 ketika Satoshi Nakamoto memposting paper dengan judul “Bitcoin : A Peer to Peer Electronic Cash System.” Anda bisa membaca paper dari Nakamoto ini di sini.

Tulisan dari Nakamoto ini menjelaskan mengenai bagaimana sebuah sistem pembayaran secara online antar pihak. Dalam sistemnya ini pembayaran ini dilakukan tanpa menggunakan institusi finansial seperti bank.

Menurut Nakamoto, sistem ini dilakukan dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah double spending jika menggunakan jaringan jenis peer to peer. Paper dari Nakamoto ini menjadi sebuah lompatan teknologi blockchain dalam sistem keuangan.

Tahun 2009

Berselang 4 bulan dari paper yang dikeluarkan oleh Nakamoto, tepatnya di bulan Januari 2020 Nakamoto meluncurkan software bitcoin untuk pertama kalinya. Software ini diberi nama software Bitcoin 0.1.

Software ini diprogram hanya bisa digunakan oleh windows saja dan belum bisa untuk program yang lainnya. Baru pada bulan Desember di tahun yang sama Nakamoto meluncurkan Bitcoin 0.2 yang sudah mendukung untuk digunakan di komputer dengan versi linux.

Perkembangannya semakin pesat karena sudah tersedia juga untuk processor multi core. Berawal dari sini mulailah muncul komunitas yang berhubungan dengan blockchain. Blockchain digunakan dalam banyak hal tidak hanya dalam mata uang digital saja.

Tahun 2010

Walaupun sudah ditemukan, bitcoin belum digunakan sampai pada tahun 2010. Di bulan Maret 2010 transaksi Bitcoin mulai dilakukan. Transaksi bitcoin pertama kali di dunia ini menggunakan sistem crypto asset.

Orang pertama yang berbelanja dengan menggunakan bitcoin adalah Lazlo Hanyecz. Pada saat iu Lazlo Hanyecz membeli 2 buah Pizza di Florida tepatnya di Jacksonville.

Dia membeli Pizza dengan harga 10.000 BTC, pada saat itu harga 1 BTC adalah 0,01 USD. Pada bulan Oktober 2010 harga Bitcoin mulai naik sehingga harganya menjadi 0,125 USD. Harga dari Bitcoin ini memang mengalami kenaikan dan penurunan sampai sekarang ini.

Tahun 2013

Di tahun 2013 seorang programmer bernama Vitalik Buterin mengembangkan sebuah serambi baru mengenai bitcoin. Vitalik mengembangkan Ethereum yang berfungsi untuk pembuatan skrip atau disebut kontrak cerdas.

Kontrak cerdas merupakan skrip yang dikeluarkan dan dieksekusi oleh Ethereum. Jika persyaratan sudah terpenuhi maka transaksi bisa terjadi.

Pengembangan ini juga dilakukan dengan merilis aplikasi yang bisa berjalan dengan blockchain Ethereum. Aplikasi ini disebut dengan DApps atau aplikasi terdesentralisasi.

Mata uang digital yang dibuat dari Ethereum ini disebut dengan Ether. Ether bisa dikirimkan ke akun lain dan bisa digunakan untuk pembayaran biaya komputasi.

Tahun 2015 - Sekarang

Sejak tahun 2015 perkembangan mata uang digital semakin pesar. Dari awal digunakan harga bitcoin selalu mengalami kenaikan. Tanggal 5 bulan Februari tahun 2018 harga 1 bitcoin sampai 6.200 USD. Sampai sekarang harga dari BTC atau bitcoin juga mengalami kenaikan.

Di tahun 2015 Ethereum juga merilis fitur baru yang bernama Smart Contract. Di tahun ini blockchain 2.0 mulai dirilis dan semakin banyak yang menggunakan fitur mata uang kripto.

Sampai sekarang ini sudah ada blockchain 3.0 yang merupakan generasi ketiga dari blockchain. Perkembangan crypto asset ini memang tidak akan terlepas dari blockchain. Jadi antara blockchain dan mata uang kripto mempunyai hubungan yang sangat erat.

Dengan mengenal sejarah blockchain dan crypto asset ini Anda tentu lebih paham bukan mengenai mata uang digital? Blockchain dan crypto asset adalah dua hal yang saling berhubungan dan tidak bisa terpisahkan.

Share twitter/ facebook/ copy link
You've successfully subscribed to Reward City | PT. Rechain Digital Indonesia
Welcome back! You've successfully signed in.
Great! You've successfully signed up.
Your link has expired
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.